Terige, Sebuah Kisah
by Hanz E. Pramana
Terige merupakan alat tradisional masyarakat komunitas Dayak di pedalaman Kalimantan Barat. Dia berupa keranjang yang dibuat dari jalinan rotan yang sudah dibelah secara halus. Dikombinasi dengan bambu atau rotan utuh sebagai “tulang” di keempat sisinya.
Terige merupakan keranjang yang dibawa dengan digendong di punggung. Tali yang umumnya terbuat dari kulit kayu kepuak, digunakan sebagai penyakut terige ke kepala. Juga ada “kebial”, semacam tali tas untuk disangkutkan ke kedua bahu.
Alat tradisional ini digunakan oleh orang Dayak sebagai wadah berbagai keperluan. Petani memetik sayuran di kebun kemudian memasukkannya ke dalam terige. Penjual sayuran “berageh” menggunakan terige.
Nah, kami ingin menggunakan terige sebagai semangat menciptakan suatu wadah berkreasi, menampung dan memproduksi ide-ide kreatif untuk kemajuan bersama. Terdengar utopis? Baiklah, mari kita wujudkan dengan aksi nyata!
Komentar
Posting Komentar