Keraya, Pohon Natal Kami
![]() |
| Sebagian koleksi pohon keraya saya. Foto: Terige.com |
Tiga-empat tahun lalu, pohon-pohon keraya yang masih berupa anakan, saya "selamatkan" dari sela tembok, pagar, atau cor semen. Di tempat terjepit seperti itu biasanya mereka ditemukan.
Baru sempat dipangkas tadi. Mengurangi tinggi dahan dan ranting. Juga mengurangi daun-daun yang kian rindang.
Karena cemara tak berhasil tumbuh, maka keraya inilah yang menjadi Pohon Natal kami. Tempat jin begantong! Betendang-beterajang. (*)

Komentar
Posting Komentar